img_20161231_111123_burst2
Roadmap Departement of Research and Technology 2017

Perkenalkan ini adalah keluarga baru ku. Tepatnya, keluarga yang Dia pilihkan. Banyak cerita sebelum keluarga ini terbentuk. Namun, ada satu yang aku yakini. Tugas bunga hanya memekar dengan Rahmat dan Taufiq Allah. Ya, tugas kita dalam menggapai harapan adalah dengan upaya sebatas mampu kita, hingga Allah berkata cukup. Maka dari itu Keluarga Ristek, mari kita berupaya sebatas mampu kita, hingga Allah berkata cukup.

Awal sekali saat aku masih hangat menjadi kepala di keluarga ini, ada 3 syarat yang aku ajukan kepada mereka. Aku ingin memastikan keluarga ini diawali dengan baik, dengan harapan akan ada akhir yang baik pula.

1. Miliki niat yang baik

Bagaimanapun tipe belajar kita, di mana pun kita mengemban ilmu, bagaimanapun kita beramanah pastikan hati kita menuju pada titik niat yang baik. Tak ada yang sederhana dari niat baik. Ia selalu menjadi syarat kebenaran sebuah amal. Ikhlas, menjalani semua karena Allah, untuk beribadah kepada-Nya, untuk menuju pada hal-hal yang Ia cinta.

Awali keberjalanan kepengurusan ini, bersungguh-sungguh mengemban amanah, karena pada hakikatnya setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Dan amanah lah yang akan menjaga kita, bukan kita yang menjaga amanah. Diniatkan muaranya pada Allah. Maka jika niat sudah baik lagi mulia, seperti itu pula Allah hadiahkan balasannya.

2. Miliki antusias tinggi dan bersiap membersamai

Menjadi yang yang loyal dan mempertahankannya. Itulah prinsip dalam sebuah kebersamaan. Jangan biarkan pemakluman akan hal yang sepele memalung kita. Jangan menjadi orang yang kalah. Kekalahan dalam melawan rasa malas, kekalahan dalam berproses menuju kebaikan, kekalahan dalam menjalankan setiap program kerja.

Sebab terkadang aktivitas akademik begitu menjadi kendala. Maka dengan memiliki semangat tinggi, memahami bagaimana kita beramanah dan bertanggungjawab semoga lebih memudahkan kita dalam belajar.

3. Libatkan orang tua

Ridho Allah ridho orang tua. Pesan sederhana namun menyimpan banyak keajaiban dalam pembaktiannya.

Beginilah diri kita seharusnya: terus menerus menjadi manusia yg merasa tak punya hak apa2 atas panggung itu kecuali merawat dan membesarkannya. Maka peran kita saat ini adalah peran2 pengorbanan, bukan peran2 yg penuh dg nikmatnya pelayanan. Maka tugas kita saat ini adalah memberi apa-apa yg kt miliki, bukan menerima apa-apa yg belum kt punya.

Maka jangan pernah kita merasa sendiri. *Allah lah yg menunjukkan kita awal dari perjalanan ini, maka yakinlah, bahwa Dia juga yg akan menunjukkan kepada kita akhir dari ujungnya.

Semangat Ristek, insyaAllah keluarga ini bisa jadi adalah cara Dia menunjukkan jalan menuju jannah-Nya. aamiin
.
Research and Technology Department SIM UNS 2017

Advertisements