Tak terasa diri ini pernah memberi sambutan di depan WR3 dan para doktor, pernah presentasi di International Conference, pernah diajak makan oleh WD3, pernah menjadi mawapres, pernah uji publik, pernah diskusi dengan staf ahli rektor dan pernah-pernah yang lain.

Pada suatu waktu, ada temen kelas saya yang baru berkenalan dengan seseorang yang mengenal saya. Biar gampang, teman kelas kita sebut X dan seseorang kita sebut Y. Setelah ngobrol lebih jauh, si Y bilang ke X “oh berarti kamu kenal Egy ya, dia itu keren banget, kalau ngomong di depan umum kharismanya keluar banget”

Singkat cerita si X ini cerita kepada saya apa yang dikatakan Y sambil ketawa-ketawa. Dari kejadian diatas dapat diambil pelajaran hidup lho. Kita sebagai generasi milenial memiliki ciri khas flexible. Alhamdulillah saya memilikinya. Saya tidak gemetar berbicara di high level forum, namun juga ndak canggung untuk bergaul dengan teman-teman (bahkan bertingkah bodoh dan konyol haha). Be flexible dan contextual adalah syarat menghadapi perubahan

Advertisements