Pasangan — June 25, 2017

Pasangan

Hari lebaran ini seperti biasanya saya menuju Ambal tempat kerabat dari keluarga Bapak. Ambal ini terletak di daerah selatan Kebumen. Sangat dekat dengan laut, paling 1 km kalau dari rumah saudara. Terkenal juga dengan sate ambal. Kapan-kapan kita berdua makan di sini ya(?). Oh ya, Ambal ini masih tergolong kecamatan yang nuansa desanya masih kental sekali.

Continue reading

Advertisements
Kontemplasi — June 23, 2017

Kontemplasi

Beberapa hari ini saya berkontemplasi mengenai banyak hal. Rasanya banyak hal bergelayut di kepala. Tapi setelah dirunut ternyata semua yang bergentayangan dipikiran ini menuju pada satu muara, masa depan. Saya termasuk orang yang well-prepared. Segala sesuatunya saya siapkan untuk memastikan kedepannya OK, karena bagi saya ketika kita tidak menyiapkan keberhasilan, itu artinya kita sedang menyiapkan kegagalan.

Continue reading

Kriteria Pemimpin (SIM) yang Ideal — June 20, 2017
Belajar Riset — May 18, 2017
Belajar Dari Robi — May 4, 2017

Belajar Dari Robi

robi

Tulisan ini berangkat dari semangat saya untuk terus belajar. Belajar apapun dan dari siapapun. Hingga titik-titik dalam hidup ini menghubungkan saya untuk menjadi salah satu penerima manfaat beasiswa Baktinusa. Bertemu orang baru membuat saya bersemangat untuk belajar dari mereka karena saya yakin setiap orang pasti memiliki cerita hebatnya masing-masing.

Continue reading

Gagal dan Kecewa — April 21, 2017

Gagal dan Kecewa

“The moment we understand that Allah’s decision is always in our best interest, everything will start to make sense”

Tulisan ini berangkat dari pelarian saya akan kebisingan dunia luar. Tulisan ini juga berdasarkan kontemplasi saya belakangan ini. Beberapa minggu lalu saya mengisi pelatihan karya tulis yang diselenggarakan SIM. Saya banyak menekan bahwa kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan sekarang, hasilnya biarlah menjadi urusan Allah.  Terkadang kita terlalu banyak pikir untuk sesuatu yang sebenarnya mudah. Kita terlalu banyak menerka-nerka ini dan itu, padahal boleh jadi itu hanya ketakutan semata.

Continue reading

Be Flexible — March 27, 2017

Be Flexible

Tak terasa diri ini pernah memberi sambutan di depan WR3 dan para doktor, pernah presentasi di International Conference, pernah diajak makan oleh WD3, pernah menjadi mawapres, pernah uji publik, pernah diskusi dengan staf ahli rektor dan pernah-pernah yang lain.

Pada suatu waktu, ada temen kelas saya yang baru berkenalan dengan seseorang yang mengenal saya. Biar gampang, teman kelas kita sebut X dan seseorang kita sebut Y. Setelah ngobrol lebih jauh, si Y bilang ke X “oh berarti kamu kenal Egy ya, dia itu keren banget, kalau ngomong di depan umum kharismanya keluar banget”

Singkat cerita si X ini cerita kepada saya apa yang dikatakan Y sambil ketawa-ketawa. Dari kejadian diatas dapat diambil pelajaran hidup lho. Kita sebagai generasi milenial memiliki ciri khas flexible. Alhamdulillah saya memilikinya. Saya tidak gemetar berbicara di high level forum, namun juga ndak canggung untuk bergaul dengan teman-teman (bahkan bertingkah bodoh dan konyol haha). Be flexible dan contextual adalah syarat menghadapi perubahan